01 May 2010

Apple vs. Google


Salah satu hal yang sedang hangat di Silicon Valley adalah perseteruan antara Apple dan Google. Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar, tidak ada yang tahu persis. Tetapi perseteruan semakin meruncing setelah Google meluncurkan beberapa produk yang langsung bersaing dengan produk Apple, antara lain Google Android (sistem operasi handphone) dan Google Chrome OS (sistem operasi open source). Puncak perseteruan adalah ketika Google akhirnya meluncurkan Nexus One (handphone), yang bersaing langsung dengan produk utama Apple sekarang, iPhone.


Latar Belakang


Untuk memberi sedikit latar belakang hubungan Apple dan Google sebelumnya, Eric Schmidt, CEO Google, duduk di salah satu kursi Dewan Direktur Apple sejak tahun 2006 sebelum akhirnya mengundurkan diri pada tahun 2009. Ketika Eric direkrut oleh Apple untuk duduk di kursi Dewan Direktur mereka, Apple sedang menyiapkan iPhone generasi pertama mereka. Steve Jobs dan Eric bekerja bersama untuk memasukan Google Maps (applikasi peta Google) dan Google Search sebagai bagian dari aplikasi utama iPhone. Eric bahkan bercanda bahwa kedekatan dua perusahaan ini untuk bekerja bersama mungkin harus diteruskan dengan menggabungkan dua perusahaan dan menamakannya "AppleGoo."


Keadaan mulai berubah ketika Google membeli perusahaan kecil yang mengembangkan operasi sistem untuk handphone, Android. Pada awalnya mereka mengatakan bahwa Android dikembangkan untuk menyingkirkan Microsoft Windows Mobile dari pasar. Namun kenyataannya berbeda ketika Motorola meluncurkan Droid yang menggunakan sistem operasi Android dan dipasarkan sebagai "Pembunuh iPhone." Perkembangan ini menyebabkan Dewan Direktur Apple memutuskan bahwa Eric bukan lagi rekan kerja Apple dan dia diminta untuk mengundurkan diri dari Dewan Direktur Apple. Perseteruan juga makin memanas ketika Apple menolak aplikasi Google Voice untuk iPhone.


Bersaing untuk Membeli Perusahaan

Setelah pengunduran diri Eric dari Dewan Direktur Apple dan persaingan yang semakin memanas antara kedua perusahaan, kedua perusahaan telah menunjukan keagresifan mereka untuk mengembangkan pasar mereka untuk bersaing langsung. Hal ini dilakukan salah satunya melalui pembelian perusahaan-perusahaan yang dapat membantu Apple atau Google untuk memasuki pasar lainnya dan juga peluncuran produk-produk baru yang bersaingan langsung.

November 2009, Google membeli AdMob, perusahaan iklan untuk handphone. Pada tahun yang sama, Apple dikabarkan juga berusaha untuk membeli AdMob sebelum akhirnya Google membayar US$750 juta.

Desember 2009, Apple membeli perusahaan musik, Lala. Pada awalnya kelihatannya Apple membeli Lala untuk mengembangkan kemampuan iTunes. Namun setelah dilihat lebih lanjut, ada kemungkinan Apple membeli Lala untuk memperlambat Google dalam mengembangkan mesin pencari musik. Apple baru mengumumkan bahwa Lala akan ditutup pada 31 Mei 2010.

Januari 2010, Google meluncurkan produk handphone mereka, Nexus One.

Januari 2010, pada hari yang sama Google meluncurkan handphone Nexus One, Apple mengumumkan bahwa mereka membeli Quattro Wireless, perusahaan platform iklan untuk handphone. Pasar yang didominasi oleh Google.

Januari 2010, Google meluncurkan penyewaan film dan show televisi melalui YouTube. Langkah ini ditujukan untuk bersaing langsung dengan iTunes dari Apple yang juga menyewakan film dan show televisi.

Januari 2010, Google meluncurkan Google Voice melalui web. Ini adalah jalan lain untuk pengguna iPhone untuk tetap dapat mengakses Google Voice tanpa harus melalui toko aplikasi Apple.


Januari 2010, Apple mengumumkan peluncuran iPad yang dipasarkan sebagai masa depan komputer mobile.

Januari 2010, dalam salah satu rapat karyawan Apple, Steve Jobs mengatakan (terjemahan langsung), "Jangan menjadi iblis (motto Google) adalah omong kosong." Dilanjutkan, "Kita tidak memasuki bisnis search engine. Mereka memasuki bisnis handphone. Jangan membuat kesalahan, mereka mau membunuh iPhone. Kita tidak akan membiarkan itu."

April 2010, Google membeli perusahaan kecil pengembang teknologi server, Agnilux. Pembelian ini sangat menarik karena pendiri Agnilux adalah orang-orang utama PA Semi, perusahaan pembuat chips yang dibeli oleh Apple tahun 2008. Apakah ini tanda bahwa Google juga akan mulai memasuki pasar chip komputer? Atau apakah ini hanya untuk mengembangkan server untuk penggunaan internal Google?


Perbedaan Mendasar antara Apple dan Google





Sangat menarik untuk melihat ke depan bagaimana dua perusahaan yang sangat sukses ini terus bersaing. Untuk kita sebagai konsumer, kita hanya mengharapkan mereka bersaing untuk memberikan kita yang terbaik. Inovasi dan harga yang semakin murah adalah benefit kita ketika perusahan bersaing.

Sumber:
(1) GigaOM, Google vs. Apple
(2) Bloomberg BusinessWeek, Apple vs. Google

No comments:

Post a Comment